"Perawatannya simpel, paling nyemprot air saja tiap hari buat minumnya. Paling tantanganya kalau banyak cicak aja pada dimakan jangkriknya," ujarnya.
Untuk kebutuhan pakan, Toto menggunakan pakan anak ayam dengan harga sekitar Rp270 ribu per karung. Ia membeli dua karung untuk stok selama satu bulan. Namun, dalam satu siklus hingga panen, pakan yang terpakai hanya sekitar satu setengah karung.
Selain pakan tersebut, Toto juga menggunakan rumput. Pemberian rumput dilakukan mulai saat jangkrik berusia sekitar 15 hari.
Setelah sekitar satu bulan dibesarkan, jangkrik kemudian dipanen. Dalam sekali panen, Toto menyebut, hasilnya bisa mencapai sekitar 100 kilogram.
"Satu kali panen itu 100 kilogram. Keuntungannya sekitar Rp3 juta," katanya.