NADIKABAR.COM — Seorang wanita di Florida, Amerika Serikat, harus berhadapan dengan hukum setelah menggunakan chatbot kecerdasan buatan (AI) Claude milik Anthropic sebagai buku harian atau diary.

Curhatannya yang berisi ancaman akan melakukan penembakan massal di kantor polisi lokal berujung pada penangkapan oleh aparat kepolisian setelah dilaporkan langsung oleh tim keamanan AI tersebut.

Insiden ini menjadi pengingat keras bagi para pengguna bahwa percakapan dengan chatbot AI bukanlah diari rahasia yang sepenuhnya privat.