Kondisi ini diperkuat oleh labilitas atmosfer yang kuat di sebagian Sumatra bagian utara hingga tengah, Jawa, Kalimantan, dan Papua turut memperkuat potensi konveksi. Kombinasi ini berpeluang menghasilkan hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

"Oleh karena itu, rendahnya akumulasi curah hujan pada skala dasarian tidak meniadakan kemungkinan terjadinya hujan signifikan dalam skala harian, terutama akibat pengaruh dinamika atmosfer regional dan lokal," kata BMKG di laman resminya.

Berdasarkan peringatan dini hujan untuk periode 22-24 Oktober 2026, berikut daftar wilayah hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta angin kencang pada Sabtu (24/10).