NADIKABAR.COM — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi 38 Daerah di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat pada Kamis (5/11). Kondisi ini didorong sejumlah dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan.
BMKG mengatakan sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada November dan Desember. Namun, mayoritas wilayah diperkirakan masih didominasi curah hujan kategori rendah (0-50 mm per dasarian) dan menengah (50-100 mm per dasarian) pada dasarian pertama bulan ini.
Pertumbuhan awan hujan juga didukung oleh kombinasi dinamika atmosfer termasuk Madden-Julian Oscillation (MJO) yang diprediksi memengaruhi wilayah barat dan selatan Indonesia serta Gelombang Kelvin yang diprediksi aktif di bagian timur.
Selain itu, dinamika pola angin regional turut dipengaruhi oleh kemunculan Bibit Siklon Tropis 91B di Laut Andaman serta pola sirkulasi siklonik di Laut Natuna. Kedua sistem tersebut menstimulasi pembentukan awan konvektif yang dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat secara regional.
"Sirkulasi siklonik terbentuk di Samudera Hindia Barat Sumatera Barat dan di Laut Natuna Utara Sabah yang membentuk daerah perlambatan dan daerah pertemuan angin sehingga mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan," kata BMKG melalui Instagram resminya, Rabu (4/11).
Berikut daftar daerah berpotensi hujan sedang hingga sangat lebat pada Kamis (5/11):