"Kami belum menemukan keterkaitan dengan pelanggan lain atau perusahaan terkait lainnya, sehingga kami belum dapat mengonfirmasi atau memberikan informasi apakah perusahaan-perusahaan tersebut mengarah ke Singapura atau yurisdiksi lain," kata dia dikutip dari Business Times, Sabtu (17/10/2026).

Perusahaan yang terdaftar di bursa Singapura juga diselidiki terkait dugaan pembukaan lahan dengan cara membakar. Perusahaan itu adalah anak perusahaan produsen kelapa sawit Kencana Agri, yang terdaftar di bursa Singapura.

Mengutip Straits Times, Kencana telah buka suara. Perusahaan menyebut kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memang juga terjadi pada sekitar 62 hektare (ha) lahan di dalam area konsesi yang dikelola oleh anak-anak perusahaannya di Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.