Kondisi ini diperkuat oleh labilitas atmosfer yang cukup kuat di sebagian Sumatera bagian utara hingga tengah, Kalimantan, dan Papua. Kombinasi faktor tersebut berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
"Hal ini menunjukkan bahwa meskipun akumulasi curah hujan secara umum masih cenderung rendah pada skala dasarian, kejadian hujan signifikan tetap berpeluang terjadi dalam skala harian, terutama di wilayah yang dipengaruhi dinamika atmosfer regional dan lokal," kata BMKG di laman resminya.
Berdasarkan peringatan dini hujan untuk periode 21-23 Oktober 2026, berikut daftar wilayah berpotensi hujan sedang hingga sangat lebat serta angin kencang pada Kamis (21/10).