Berdasarkan Kantor Berita Republik Sosialis Vietnam, produk domestik bruto (PDB) negara tersebut tumbuh 9,95 persen secara tahunan pada kuartal III 2026.

Angka tersebut meningkat dibandingkan pertumbuhan kuartal I 2026 sebesar 8,15 persen dan kuartal II 2026 sebesar 8,81 persen.

Indonesia berada di posisi kedua dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,47 persen secara tahunan pada kuartal III 2026.

BPS mencatat konsumsi rumah tangga tumbuh 5,04 persen. Peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas pariwisata turut mendorong konsumsi tersebut.

Dari sisi produksi, industri pengolahan tumbuh 5,87 persen. Pertumbuhan didorong antara lain oleh industri makanan dan minuman, industri kimia, farmasi dan obat tradisional, serta industri logam.

Singapura mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen secara tahunan pada kuartal III 2026.

Berdasarkan data Departemen Statistik Singapura, pertumbuhan tersebut melambat dibandingkan kuartal II 2026 yang mencapai 6,2 persen.

Secara kuartalan dengan penyesuaian musiman, ekonomi Singapura tumbuh 1,1 persen, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan 1,5 persen pada kuartal sebelumnya.