Pada Agustus 2026, Bali mengalami inflasi secara bulanan sebesar 0,61 persen. BPS mencatat kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi pendorong utama inflasi dengan kenaikan sebesar 1,14 persen dan andil 0,35 persen.

Selain daging ayam ras, sejumlah komoditas lain juga memberikan andil terhadap inflasi Agustus 2026. Di antaranya angkutan udara dengan kenaikan 10,09 persen dan andil 0,03 persen, disusul buncis yang mengalami inflasi 35,85 persen dengan andil 0,03 persen.