NADIKABAR.COM — BP BUMN dan Danantara akan memanfaatkan aset BUMN sebagai fondasi bangunan untuk mengembangkan 12 kota masa depan dengan konsep smart city atau kota pintar.
“12 smart city yang dibentuk di berbagai kota, skalanya enggak sebesar ribuan-ribuan hektare. Jadi ada sekolahnya, ada rumah sakitnya, itu yang penting ya. Kemudian juga kita menjadikan rumah murah buat kelas menengah ke bawah,” ujar Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria dalam keterangan dikonfirmasi dari Jakarta, Rabu.
Pengembangan ini diarahkan untuk menghadirkan kawasan perkotaan terintegrasi yang tidak hanya didukung infrastruktur modern, tetapi juga menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat menengah ke bawah.
Menurutnya, pembangunan kota masa depan perlu menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih luas, termasuk akses terhadap perumahan dan fasilitas publik yang memadai.