NADIKABAR.COM — Danantara Investment Management (DIM) menargetkan 15 hingga 17 kota besar di Indonesia memiliki fasilitas pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy/WtE).
"Harapan kita (Danantara) paling nggak akhir 2028 awal atau pertengahan 2029, 15 hingga 17 kota terbesar di Indonesia sudah punya fasilitas yang waste energy yang terbaik dan isu sampah di 17 tempat ini bisa diatasi," ujar Managing Director Investment DIM Stefanus Ade Hadiwidjaja dalam Coffee Morning Session Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (22/10).
Saat ini, sambung Stefanus, pembangunan tiga proyek WtE telah dimulai. Sementara itu, delapan kota lainnya masih berada dalam proses studi kelayakan (feasibility study).
Stefanus juga berharap proses studi kelayakan tersebut segera rampung sehingga proyek-proyek di 8 kota itu bisa masuk ke tahap keputusan akhir.
"Tiga (proyek) sudah mulai membangun dan tadi saya bilang, delapan in the process of feasibility dan mudah-mudahan final investment decision untuk delapan kota baru ini akan terjadi segera," ujarnya.
Jika prosesnya berjalan sesuai rencana, Danantara berharap penandatanganan kesepakatan untuk proyek-proyek tersebut dapat dilakukan dalam waktu dekat.