"Kita ada target komersial dan juga ada dampak positif buat Indonesia," ujar Stefanus.
Stefanus menjelaskan biaya pendanaan obligasi Danantara dalam dolar AS berada di kisaran 5,35-5,95 persen, bergantung tenor. Setelah dikonversi ke rupiah, target imbal hasil investasi harus berada di atas 8 persen.
Ia mengatakan besaran target imbal hasil juga mempertimbangkan tingkat risiko investasi. Investasi dengan risiko lebih tinggi membutuhkan ekspektasi imbal hasil lebih besar.
Sementara itu, investasi yang lebih aman, stabil, dan memiliki kontrak dapat memiliki target imbal hasil relatif lebih rendah, tetapi tetap harus melampaui biaya modal.