NADIKABAR.COM — Danantara Indonesia mendorong masuknya investasi ke sektor pusat data (data center) di Indonesia, seiring upaya memperkuat kepastian regulasi.
Managing Director Global Relations and Communications Danantara Pahala Nugraha Mansury mengatakan Danantara Investment Management (DIM) tengah memprioritaskan proyek-proyek yang memiliki prospek imbal hasil komersial, termasuk infrastruktur digital yang pertumbuhannya dinilai sedang sangat pesat.
"Salah satu sektor yang momentumnya sedang sangat baik sekali adalah investasi di bidang data center atau infrastruktur digital," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).
Menurut Pahala, pengembangan pusat data tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur digital. Industri tersebut membutuhkan dukungan berbagai sektor, terutama ketersediaan energi listrik dan air yang andal.
Karena itu, Danantara bersama Kementerian Investasi tengah menggodok penyederhanaan serta penyelarasan regulasi yang berkaitan dengan seluruh ekosistem pendukung pusat data. Langkah tersebut diharapkan dapat membuat proses investasi berjalan lebih terintegrasi.
"Kami berharap nantinya bisa bekerja sama dengan Kementerian Investasi, misalnya, untuk bisa melakukan streamlining peraturan-peraturan yang terkait dengan sektor pengembangan untuk data center," ucap Pahala.
Upaya tersebut juga disiapkan untuk membuka ruang bagi Danantara menjadi mitra bagi perusahaan teknologi global atau hyperscaler yang melihat Indonesia sebagai tujuan investasi. Salah satu mekanisme yang disiapkan adalah skema co-investment.
Melalui skema tersebut, Danantara tidak hanya berperan sebagai pengelola investasi, tetapi juga terlibat langsung dalam proyek yang dikembangkan bersama investor global. Keterlibatan ini dinilai dapat menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif.
Menurut Pahala, keterlibatan langsung Danantara sebagai investor atau skin in the game juga menjadi faktor penting dalam memastikan keberlanjutan manfaat ekonomi dari proyek yang dijalankan.
"Masalah kepastian aturan ini semoga bisa lebih teratasi dengan keberadaan kami yang punya skin in the game," pungkasnya.