β€œNah, di bidang semikonduktor bagaimana? Nah kita memilih masuk melalui pintu yang sudah terbuka, yaitu desain cip. Pintu ini tidak menuntut investasi bernilai miliaran dolar, tapi talenta yang harus kita bangun,” ujar Dwi.

Danantara bekerja sama dengan Arm, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), dan didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meluncurkan gelombang pertama program pelatihan Arm yang menjadi tonggak penting dalam pengembangan kapabilitas semikonduktor Indonesia, pada pertengahan tahun ini.

Pelatihan intensif ini menandai dimulainya inisiatif strategis yang lebih luas untuk melatih hingga 15.000 talenta Indonesia dalam desain cip melalui ekosistem Arm.

β€œKami mengharapkan bahwa cip mereka, anak-anak muda ini, ini bisa menjawab kebutuhan kita sendiri. Identitas yang aman, perangkat kesehatan, konektivitas dan sebagainya,” kata Dwi.