NADIKABAR.COM — PT Danantara Investment Management (DIM) mengumumkan investasi strategis senilai US$ 250 juta atau sekitar Rp 4,47 triliun (asumsi kurs Rp 17.891) di HighPeak Energy, Inc (NASDAQ: HPK). Perusahaan yang berbasis di Texas itu bergerak di bidang akuisisi, pengembangan, eksplorasi, serta eksploitasi minyak dan gas bumi di Permian Basin.

Investasi tersebut dilakukan melalui penerbitan saham preferen konvertibel (Convertible Preferred Stocks) secara bertahap. Lewat aksi korporasi ini, Danantara mendapat akses strategis ke portofolio aset minyak HighPeak di Permian Basin.

Investasi tersebut sekaligus memperluas portofolio energi Indonesia di pasar global, sejalan dengan misi DIM untuk berinvestasi di sektor strategis. Sementara itu, HighPeak akan menggunakan dana investasi untuk memperkuat permodalan dan fleksibilitas keuangan guna mendukung pengembangan aset serta pertumbuhan bisnis perusahaan.

"Investasi ini sejalan dengan mandat kami untuk berinvestasi di sektor strategis yang memberikan imbal hasil berkelanjutan dalam jangka panjang sekaligus mendukung kepentingan nasional Indonesia," ujar Chief Executive Officer (CEO) DIM, Pandu Sjahrir, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/10/2026).

Permian Basin dikenal sebagai wilayah penghasil minyak mentah terbesar di Amerika Serikat (AS) dengan kontribusi sebesar 48% dari total produksi negara tersebut selama tahun 2025. Kemudian sejak tahun 2007, pertumbuhan produksi wilayah ini didorong oleh penerapan teknik pengeboran horizontal dan rekahan hidrolik atau fracking (hydraulic fracturing).

Jika kondisi reservoir mendukung, teknik tersebut juga dapat diterapkan pada lapangan migas darat yang sudah matang untuk meningkatkan produktivitas sumur dan perolehan migas. Model ini dinilai relevan untuk Indonesia dalam upaya meningkatkan produksi minyak dan gas bumi domestik.

Setelah transaksi rampung, HighPeak akan menyiapkan program pelatihan dan penugasan bagi tenaga kerja Indonesia untuk meningkatkan kapabilitas sekaligus mendorong pertukaran keahlian teknis.

Dalam kesepakatan investasi tersebut, DIM juga mendapat perlindungan terhadap penurunan nilai investasi serta peluang memperoleh keuntungan dari kenaikan nilai ekuitas melalui konversi menjadi saham biasa. DIM juga memiliki opsi untuk ikut dalam penawaran saham HighPeak berikutnya melalui private placement.

Selain itu, DIM juga akan menempatkan satu perwakilan di jajaran direksi HighPeak. Pandu menegaskan, investasi ini menjadi bagian dari upaya Danantara membangun platform investasi yang terdiversifikasi secara global.

"Kami berharap kerja sama ini dapat memfasilitasi transfer pengetahuan yang mendukung pengembangan sektor energi Indonesia,sekaligus memperkuat hubungan energi dan ekonomi yang telah lama terjalin antara Indonesia danAmerika Serikat," jelasnya.

Sementara itu, HighPeak menilai kerja sama dengan DIM akan mempercepat pengembangan portofolio aset minyaknya di Permian Basin. Investasi tersebut akan mendukung pengembangan aset secara berkelanjutan, termasuk melalui perluasan program pengeboran.

Kemitraan ini juga mempertemukan kedua pihak yang memiliki fokus jangka panjang untuk mendorong pertumbuhan bisnis dan menciptakan nilai secara berkelanjutan.

"Kami percaya kerja sama dengan DIM akan mengakselerasi pengembangan aset tersebut melalui investasi berkelanjutan, termasuk perluasan program pengeboran. Kemitraan ini mempertemukan para investor jangka panjang yang memiliki komitmen yang sama terhadap pertumbuhan dan penciptaan nilai yang berkelanjutan," ungkap Presiden dan Chief Executive Officer HighPeak, Michael Hollis.