NADIKABAR.COM — Cita rasa khas Minangkabau menjadi modal Ami Bunayya dalam mengembangkan DapurnyaAmi, usaha kuliner yang berbasis di Padang Luar, Bukittinggi, Sumatra Barat.

Mengandalkan resep khas daerah dan bahan baku lokal, usaha ini berhasil mengembangkan produk olahan makanan hingga menjangkau pasar yang lebih luas.

Dua produk yang menjadi andalan DapurnyaAmi adalah dendeng balado dan sambal cumi. Keduanya diolah tanpa bahan pengawet dan MSG untuk mempertahankan karakter rasa khas Minangkabau. Selain itu, DapurnyaAmi juga memproduksi sejumlah makanan siap saji lainnya, seperti bakso dan ayam ungkep.

Usaha Ami bermula dari katering rumahan pada 2019. Ia melayani pesanan pelanggan dari rumah ke rumah sebelum melihat peluang untuk mengembangkan produk makanan yang lebih praktis.

Permintaan pelanggan terhadap makanan beku siap saji kemudian menjadi titik awal pengembangan produk DapurnyaAmi pada 2020, ketika pandemi COVID-19 turut mengubah kebutuhan konsumen.

"Awalnya, kami menjalankan katering rumahan dengan melayani pesanan pelanggan dari rumah ke rumah. Kemudian, ada permintaan makanan beku yang praktis dan siap disajikan. Dari situ muncul ide untuk mengembangkan produk sendiri hingga DapurnyaAmi memiliki beragam varian seperti sekarang," ujar Ami dalam keterangannya dikutip Kamis (5/11).