Ini mirip filosofi manajemen Toyota, genchi genbutsu: pergi dan lihat sendiri sebelum memutuskan. Apakah sama dengan blusukan? Sekilas mirip, tapi berbeda. Yang dicari bukan sekadar suasana dan melihat-lihat, melainkan memahami akar permasalahan.

Dalam Toyota Way, genchi genbutsu berpasangan dengan kaizen. Kaizen berarti "perubahan menjadi lebih baik", yaitu perbaikan kecil yang berkelanjutan, bukan satu lompatan besar. Perbaiki bertahap, ukur hasilnya, perbaiki lagi. Terus seperti itu. Dalam semangat kaizen, perbaikan juga idealnya datang dari mereka yang di garis depan. Artinya, camat dan lurah perlu diberi ruang mengusulkan penyempurnaan, bukan sekadar menerima arahan.

Maka penting bagi gubernur untuk terus memantau tindak lanjut dan keberhasilannya. Boleh jadi ada laporan yang menyatakan siap dikerjakan pada saat Ratas, tetapi kenyataannya sulit diimplementasikan di lapangan.

Ratas Kecamatan baru berjalan dua kali. Sembari mendatangi kecamatan berikutnya, proses kaizen di kecamatan yang sudah dikunjungi harus terus berjalan dan ada yang mengawal. Jika itu berjalan baik, saya berharap wajah Jakarta bisa berubah lebih baik dalam waktu yang tidak terlalu lama.

M Shendy Adam Firdaus. Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta