Menteri Transmigrasi RI (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan TEP hadir untuk membawa ilmu pengetahuan dan inovasi langsung ke tengah masyarakat serta menjadikan kawasan transmigrasi sebagai ruang lahirnya berbagai solusi pembangunan.

"Inilah makna bakti Tim Ekspedisi Patriot. Kami ingin ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti di kampus atau dalam laporan penelitian, tetapi hadir menjawab persoalan masyarakat," ujar Iftitah.

"Kalau warga yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan bisa mendapatkan akses pelayanan yang lebih mudah melalui teknologi, maka itulah manfaat nyata yang ingin kita hadirkan," sambungnya.

Menurut Iftitah, transformasi transmigrasi bukan semata membangun kawasan secara fisik, melainkan juga membangun kualitas hidup masyarakat melalui penguatan sumber daya manusia (SDM), teknologi, dan inovasi.

"Ke depan, kawasan transmigrasi harus menjadi ruang kolaborasi dan pusat lahirnya inovasi. Pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat harus bekerja bersama agar pembangunan benar-benar menghadirkan perubahan," tegas Iftitah.

"Prinsipnya sederhana: pelayanan pemerintah harus semakin dekat dengan rakyat, bukan rakyat yang terus dipaksa jauh-jauh mendekati pusat pelayanan," pungkasnya.