NADIKABAR.COM — Hampir lima puluh tahun lalu, seorang ahli biologi dan pemancing asal Jerman, Roland Lorkowsky, melepas ribuan benih ikan lele Wels (Silurus glanis) ke Waduk Mequinenza di Sungai Ebro, Spanyol. Tujuannya sederhana, menciptakan lokasi memancing kelas dunia dengan memperkenalkan salah satu ikan air tawar terbesar Eropa pada 1974.
Hanya sedikit yang bisa memprediksi konsekuensi jangka panjangnya. Saat ini, ikan lele Wels menjadi salah satu predator dominan di banyak perairan Spanyol. Ahli konservasi menggambarkannya sebagai ancaman ekologis, sementara para pemancing melihatnya sebagai tangkapan paling bergengsi.
Awal tahun ini, para pemancing yakni Abel Monreal, Fernando Equiza, Santiago Ramirez, dan Oscar Gomara berhasil menangkap salah satu ikan lele Wels terbesar yang pernah ditangkap di Spanyol. Ikan tersebut panjangnya lebih dari 2,81 meter dan berat sekitar 130 kilogram setelah ditangkap di Sungai Ebro.
Ikan lele Wels adalah ikan air tawar terbesar asli Eropa. Ikan ini dapat tumbuh hingga lebih 2,5 meter. Ada individu yang dilaporkan panjangnya melebihi 2,7 meter dan berat 200 kilogram. Ukuran besar, umur panjang, serta kemampuan berkembang biak di berbagai habitat menjadikannya salah satu predator air tawar tersukses Eropa.