Kompetisi tahun ini mengusung tema layaknya pemilihan umum, yang membagi kontestan ke berbagai 'partai', antara lain Partai Burung Pemalu, Burung Tanah, Burung Malam, dan Burung Terbang Tinggi, serta menyajikan banyak parodi berita.

"Leluconnya lucu dan aksi saling lempar meme tahun ini tak mengecewakan, tapi di balik semua itu ada pesan serius," ujar Rebecca Hatch, manajer grup Forest & Bird yang dikutip NadiKabar dari NadiKabar.

Forest & Bird menyatakan 80% burung endemik Selandia Baru berada dalam masalah atau ancaman serius, termasuk delapan burung yang masuk 10 besar tahun ini.