NADIKABAR.COM — Dalam kolom di Harian Kompas, 15 Oktober 2026, Andreas Maryoto mengangkat pertanyaan reflektif tentang kehadiran data center: apakah menjadi berkah atau musibah?
Pertanyaan ini relevan bagi Batam, ketika peluang investasi digital tumbuh bersamaan dengan perhatian masyarakat terhadap pelayanan air, keandalan listrik, dan kesempatan kerja.
Di tengah gangguan pelayanan, masyarakat membutuhkan penanganan cepat dan penjelasan yang transparan. Wajar jika muncul pertanyaan: apakah infrastruktur Batam sanggup menopang kebutuhan warga sekaligus mendorong pertumbuhan industri? Apakah investasi berteknologi tinggi benar-benar akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang harus menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas pembangunan.
Kedekatan dengan Singapura, kawasan industri, dan konektivitas internasional memberi Batam peluang untuk mengembangkan layanan cloud, kecerdasan buatan, serta ekonomi digital. Peluang ini patut disambut dengan kesiapan yang sepadan. Besarnya modal masuk harus berjalan bersama keandalan infrastruktur, kualitas pelayanan, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.