"AI hanya bisa mengakses apa yang diizinkan oleh parameter yang sudah ada berdasarkan kebijakan tata kelola perusahaan," ujarnya.

Carlos mengatakan pendekatan tersebut penting ketika AI terhubung dengan berbagai sistem perusahaan. Ia mencontohkan, data perusahaan bisa tersimpan di Microsoft OneDrive, catatan pelanggan berada di Salesforce, informasi layanan pelanggan di ServiceNow atau Atlassian, sementara data HR berada di Workday.

AI dapat membutuhkan akses ke sistem-sistem tersebut untuk mendapatkan informasi yang relevan. Namun, aksesnya tetap mengikuti izin yang telah ditetapkan perusahaan.

"Anda tidak perlu melakukan apa pun yang harus dikustomisasi karena administrator di perusahaan atau organisasi sudah mengatur tools yang ada dengan keamanan, enkripsi, dan kontrol akses," kata Carlos.