Peserta berasal dari berbagai fungsi yang berinteraksi langsung dengan pelanggan, termasuk petugas layanan pelanggan (customer service), keamanan, dan kebersihan.

Dedy mengatakan keberagaman peserta menunjukkan bahwa pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas penjualan, tetapi juga menjadi bagian dari setiap interaksi pelayanan.

Melalui pendekatan “Beyond Selling”, peserta diajak memahami pelayanan dan penjualan sebagai bagian dari proses interaksi dengan pelanggan. Penawaran produk atau layanan diarahkan berdasarkan kebutuhan dan persoalan yang disampaikan konsumen.

“Pelayanan yang baik membuat pelanggan merasa nyaman dan dihargai. Penjualan yang dilakukan dengan benar membantu pelanggan menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhannya. Jadi, memberikan pelayanan terbaik dan melakukan penjualan sebenarnya dapat berjalan bersama,” ujarnya.

Manager Customer Experience & Service Quality Jabotabek Jabar Dedy Eko Raharjo mengatakan kemampuan memahami kebutuhan pelanggan menjadi salah satu aspek penting dalam interaksi petugas garis depan.