Selain pemasaran, ajang itu juga sekaligus sebagai ruang pengembangan ekspresi.
Tak hanya menampilkan karya desainer, peragaan busana itu juga menghadirkan produk industri kecil dan menengah (IKM) Bali seperti kerajinan perak lebih dekat kepada masyarakat.
Ia melanjutkan berkembangnya karya seorang desainer turut memberikan manfaat bagi berbagai pihak dalam ekosistem fesyen, mulai dari penenun, penjahit, koreografer, pemusik, hingga model lokal.
“Selain itu, dalam pelaksanaannya peragaan busana juga dipadukan dengan musik karya seniman Bali serta menampilkan busana tradisional sebagai upaya menjaga kekayaan adat dan budaya,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Gianyar Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra menambahkan peragaan busana itu menjadi kesempatan untuk terus mengembangkan potensi wastra dan industri kreatif daerah di bidang fesyen.