Di kota terbesar kedua, Marseille, para pengunjuk rasa yang marah merusak puluhan toko. Mereka menyasar gerai merek mewah Hermes serta toko-toko lain yang menjual perhiasan, pakaian, kosmetik, peralatan rumah tangga, bahkan roti.
Lebih lanjut, petugas pemadam kebakaran menyatakan telah turun tangan untuk memadamkan api yang muncul di sebuah toko sepatu.
Di kota Lille, wilayah utara, sejumlah toko dirusak. Wali kota dari Partai Sosialis, Arnaud Deslandes, menyebutkan para penjarah sempat membobol sebuah Apple Store di pusat kota.
Beberapa toko juga dijarah di kota Nice, wilayah selatan, termasuk gerai pakaian olahraga dan sebuah diler sepeda motor.
Sementara itu, serikat pekerja utama Prancis, CGT, menyatakan sekitar 800.000 orang turun ke jalan pada hari Sabtu untuk memprotes kenaikan biaya hidup.