Demokrat juga meraih kemenangan bersejarah untuk kursi Senat dari Texas. James Talarico memenangkan pemilihan Senat AS di Texas dan mengalahkan kandidat dari Partai Republik, Ken Paxton, yang didukung oleh Presiden Donald Trump, sekaligus mengakhiri rentetan kekalahan Partai Demokrat di tingkat negara bagian yang telah berlangsung selama 32 tahun.
Ini merupakan sejarah bagi Partai Demokrat di negara bagian yang selama ini didominasi oleh Partai Republik. Pada tahun 2024, Trump unggul 14 poin persentase di negara bagian tersebut. Paxton, yang menjabat sebagai Jaksa Agung Texas, kerap terlibat dalam berbagai kontroversi, termasuk proses pemakzulan pada tahun 2023 dan kasus penipuan sekuritas.
Talarico merupakan salah satu penggalang dana Senat terbaik di tingkat nasional. Dia berhasil mengatasi besarnya pengeluaran dari pihak luar dalam pemilihan Senat yang paling mahal pada siklus ini.
Awalnya, dia dipandang sebagai pihak yang kurang diunggulkan saat berhadapan dengan mantan anggota DPR AS, Colin Allred, calon Senat dari Partai Demokrat untuk tahun 2024, yang kemudian mengundurkan diri untuk kembali mencalonkan diri sebagai anggota Kongres. Talarico kemudian mengalahkan anggota DPR AS Jasmine Crockett untuk mendapatkan nominasi Partai Demokrat.
Partai Republik menghabiskan lebih dari USD 316 juta (Rp 5,7 triliun) untuk mempertahankan kursi itu. Senator AS dari Partai Republik, John Cornyn, tersingkir dalam putaran kedua pemilihan pendahuluan setelah Trump memberikan dukungannya kepada Paxton.
"Kita baru saja merebut kembali Texas. Kita baru saja membuktikan bahwa seluruh uang di dunia pun tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan rakyat Texas," ujar Talarico seperti dikutip dari BBC.
Ucapannya itu ditujukan untuk menyindir Paxton yang kampanyenya didukung oleh Elon Musk, orang terkaya di dunia.