"Cekungan Bandung merupakan salah satu wilayah yang secara topografis rentan mengalami akumulasi udara dingin. Ketika kondisi atmosfer mendukung terbentuknya inversi, wilayah ini dapat menjadi jalur yang memungkinkan energi suara merambat lebih jauh," ungkapnya.

Energi gelombang tidak hanya terdengar sebagai dentuman, tetapi juga menimbulkan getaran pada benda di sekitar, seperti kaca jendela, pintu, maupun bagian bangunan.

Fenomena ini menunjukkan jika suara dentuman yang terdengar tidak selalu berasal dari sumber yang terdekat. Aktivitas erupsi sebagai sumber energi, kondisi atmosfer sebagai media perambatan, dan topografi wilayah menjadi faktor yang menentukan sejauh mana suara dapat terdengar.