NADIKABAR.COM — Patrick Stewart selama ini dikenal berkat perannya dalam saga Star Trek dan X-Men. Dalam saga Star Trek, ia dikenal memerankan Kapten Jean-Luc Picard, sedangkan dalam saga X-Men, ia adalah sang Professor X/Charles Xavier.
Namun aktor kelahiran 13 Juli 1940 ini punya segudang film semenjak debut pada 1959 di atas panggung teater. Stewart sendiri mulai akting untuk layar lebar lewat Hedda (1975) dan Hennessy (1975).
Sejak saat itu, selama lebih dari 60 tahun, Patrick Stewart telah bermain setidaknya lebih dari 50 judul film dan 43 proyek televisi yang terdiri dari serial televisi, film televisi, miniseri, kameo, serta dokumenter.
Patrick Stewart meninggal dunia saat berusia 86 tahun. Ia mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu (28/10) di kediamannya kawasan Los Angeles, AS.
Kabar duka tersebut diungkapkan Kelly Bush Novak selaku perwakilan resmi Patrick Stewart pada Kamis (29/10), sekaligus membeberkan kondisi kesehatan aktor legendaris itu sebelum meninggal dunia.
Bintang Star Trek dan X-Men tersebut sebelumnya tidak pernah mempublikasikan diagnosis penyakitnya. Kini, Patrick Stewart dikonfirmasi sempat berjuang melawan Alzheimer dan demensia Lewy body.
Di saat-saat terakhirnya, perwakilan memastikan Stewart meninggal dengan damai dikelilingi orang-orang terdekatnya.
Film ini merupakan film kedelapan dalam waralaba Star Trek dan film kedua yang menampilkan para pemeran dari serial televisi Star Trek: The Next Generation. Digarap oleh Jonathan Frakes berdasarkan naskah Brannon Braga dan Ronald D. Moore, film ini dianggap sebagai salah satu film Star Trek terbaik.
Patrick Stewart sebagai Captain Jean-Luc Picard menuai pujian karena dianggap membawa kedalaman emosi yang kuat dalam menampilkan karakter yang dipengaruhi trauma masa lalu dan dendam pribadi melawan ras Borg. Akting intensnya sering dibanding-bandingkan dengan karakter Captain Ahab dari Moby Dick.
Film ini mendapatkan nominasi Academy Award kategori Best Makeup dan memenangkan tiga penghargaan Saturn Award. Film ini kemudian diikuti oleh Star Trek: Insurrection pada 1998.
X-Men (2000) menjadi film pertama yang menampilkan Patrick Stewart sebagai Charles Xavier/Professor X. Pendiri X-Men ini mengharapkan adanya koeksistensi damai antara kaum mutan dan manusia biasa. Kekuatannya mencakup telepati, yang diperkuat oleh superkomputer Cerebro.
Pemilihan Patrick Stewart sebagai Professor Charles Xavier dianggap oleh kritikus dan penggemar sebagai salah satu keputusannya casting paling tepat dalam sejarah film. Stewart memberikan wibawa, karisma, dan aura kepemimpinan yang berkelas khas aktor teater Shakespeare. X-Men (2000) bisa disaksikan di Disney+.
Film ini merupakan bagian kesepuluh dalam seri film X-Men, sekaligus film solo Wolverine ketiga setelah X-Men Origins: Wolverine (2009) dan The Wolverine (2013). Film ini berfungsi sebagai spin-off sekaligus sekuel dari X-Men: Days of Future Past (2014).
Film ini menuai pujian dari para kritikus berkat adegan aksinya, kedalaman emosional, kualitas akting para pemerannya, serta penyutradaraan James Mangold, dan menjadi sebagai film dengan ulasan terbaik dalam waralaba X-Men.
Berbeda dari film X-Men sebelumnya, Patrick Stewart dinilai memberikan akting emosional dan rapuh sebagai Profesor X yang menua, pikun, dan berjuang melawan penyakitnya. Penampilan Stewart berduet dengan Hugh Jackman mendapatkan pujian dari kritikus. Logan (2017) bisa disaksikan di Disney+.
Green Room adalah film thriller yang ditulis dan disutradarai oleh Jeremy Saulnier. Film ini dibintangi oleh Anton Yelchin, Imogen Poots, Alia Shawkat, Joe Cole, Callum Turner, dan Patrick Stewart.
Film ini berkisah tentang sebuah band punk yang diserang oleh kelompok skinhead neo-Nazi setelah mereka menyaksikan suatu pembunuhan di sebuah kelab terpencil di wilayah Pacific Northwest.
Dalam film ini, Stewart keluar dari citra protagonis biasanya. Ia memerankan seorang pemimpin kelompok neo-Nazi yang sangat berdarah dingin, mengintimidasi, dan penuh perhitungan.
Film ini merupakan bagian ketujuh dalam seri film X-Men dan berfungsi sebagai sekuel dari X-Men: The Last Stand (2006) serta X-Men: First Class (2011), sekaligus kelanjutan dari The Wolverine (2013).
Film ini mendapatkan ulasan positif dari para kritikus, yang menganggapnya sebagai salah satu film terbaik dalam seri tersebut.
Dalam film ini, X-Men: Days of Future Past (2014) mempertemukan Patrick Stewart dan James McAvoy yang sama-sama memerankan karakter Charles Xavier alias Professor X.
Wibawa dan karisma Stewart memberikan bobot emosional yang kuat pada garis waktu masa depan yang kelam film ini. X-Men: Days of Future Past (2014) bisa disaksikan di Disney+.