NADIKABAR.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 678,67 poin atau 11,57 persen di level 5.185 pada Jumat (16/10) silam.
Investor melakukan transaksi sebesar Rp32,01 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 68,61 miliar saham.
Dalam sepekan terakhir, indeks saham melemah selama empat hari. Tak heran, performa indeks tercatat anjlok hingga 14,91 persen sepanjang pekan kemarin.
Senada, P H Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Valentina Simon mengatakan selama periode tanggal 12 sampai dengan 16 Oktober 2026 perdagangan saham ditutup negatif.
Tercatat, kapitalisasi pasar bursa mengalami penurunan sebesar 14,43 persen dari Rp10.701 triliun menjadi Rp9.157 triliun pada pekan lalu. Kemudian, rata-rata volume transaksi harian mengalami penurunan sebesar 5,22 persen dari 46,533 miliar menjadi 44,102 miliar lembar saham.
Lalu, rata-rata nilai transaksi harian turut menurun sebesar 0,07 persen dari Rp16,23 triliun menjadi Rp16,21 triliun.
Di sisi lain, rata-rata frekuensi transaksi harian mengalami peningkatan 2,46 persen dari 1,67 juta kali transaksi menjadi 1,72 juta kali transaksi pada penutupan pekan lalu.
"Adapun investor asing hari ini mencatatkan nilai jual bersih Rp3,34 triliun dan sepanjang tahun 2026 investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp88,19 triliun," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (16/10).