Ia sudah menjadi bagian penting dari rencana mereka.

Kalau tembakan perimeter dan pengambilan keputusannya semakin konsisten, bukan tidak mungkin Castle mulai masuk percakapan kandidat All-Star pertamanya.

4. VJ Edgecombe punya panggung besar di Philadelphia

Philadelphia 76ers menjadi salah satu tim dengan perubahan terbesar pada musim panas.

Mereka kini memiliki LeBron James, Jaylen Brown, Joel Embiid dan Tyrese Maxey. Sekilas, keberadaan bintang sebanyak itu justru bisa membuat pemain muda seperti VJ Edgecombe kehilangan sorotan.

Edgecombe bisa mendapatkan ruang yang sangat menarik.

Pada musim rookie, pilihan ketiga NBA Draft 2025 itu mencatat 16 poin, 5,6 rebound, 4,2 assist, dan 1,4 steal per pertandingan. Ia juga menjadi rookie dengan rata-rata steal tertinggi.

Kehadiran LeBron dan Brown bisa membuat pertahanan lawan lebih sibuk. Edgecombe kemudian dapat memanfaatkan ruang tersebut untuk menyerang closeout, berlari dalam transisi, dan menjadi ancaman dari perimeter.

Pertanyaannya bukan apakah dia punya bakat.

Pertanyaannya adalah seberapa besar perannya bisa berkembang di tengah tim yang berisi begitu banyak bintang.

Kalau Nick Nurse bisa menemukan formula yang tepat, Edgecombe berpotensi menjadi salah satu pemain muda paling berpengaruh dalam tim yang memburu gelar.

5. Alex Sarr bisa menjadi kejutan dari Washington

Washington Wizards mungkin belum menjadi kandidat juara. Namun, justru tim seperti ini sering memberikan kesempatan besar kepada pemain muda.

Alex Sarr sudah menunjukkan perkembangan pada musim keduanya.

Pemain Prancis berusia 21 tahun itu mencetak 16,3 poin, 7,4 rebound, 2,7 assist, dan 2,0 blok per pertandingan pada 2025/2026. Ia juga menembak 48,2 persen dari lapangan dan 33,3 persen dari tiga angka.

Kini Sarr akan bermain bersama Trae Young dan Anthony Davis, setidaknya ketika Davis dalam kondisi sehat.

Kehadiran dua pemain tersebut bisa memberikan efek besar kepada Sarr. Trae dapat menyediakan umpan dan menciptakan ruang, sementara Davis membuat perhatian pertahanan lawan tidak selalu tertuju kepada pemain Prancis tersebut.

Jika efisiensi tembakan Sarr meningkat, ia bisa menjadi salah satu kandidat breakout paling menarik dari generasi muda NBA.

6. AJ Dybantsa memulai era baru di Washington

Selain Sarr, Wizards juga punya wajah baru yang sangat menarik di dalam diri AJ Dybantsa.

Pemain kelahiran Boston, 29 Januari 2007 itu merupakan pilihan pertama NBA Draft 2026 dan langsung menjadi bagian penting dari rencana pembangunan ulang Washington.

Saat bermain di BYU, Dybantsa mencatat 25,5 poin, 6,8 rebound, 3,7 assist, dan 1,1 steal per pertandingan. Ia juga menunjukkan kemampuan menyerang yang agresif dan punya ukuran tubuh yang menarik untuk seorang wing.

Pada Summer League, ia membukukan rata-rata 25 poin, 7 rebound, 2 assist, 2,5 steal dan 1,5 blok dalam dua pertandingan.

Tentu saja, statistik Summer League tidak bisa langsung diterjemahkan ke NBA.