Level pertahanannya berbeda. Jadwalnya jauh lebih panjang. Lawannya juga jauh lebih kuat.
Namun, Dybantsa berada dalam situasi yang memberikan kesempatan.
Wizards sedang membangun ulang dan bahkan musim lalu menjadi tim dengan persentase menit terbesar yang diberikan kepada pemain rookie atau sophomore, mencapai 55 persen.
Jadi, jangan heran kalau Dybantsa langsung mendapatkan bola dan menit bermain yang cukup banyak.
7. Cameron Boozer datang dengan ekspektasi besar
Generasi rookie 2026 punya banyak nama menarik, tetapi Cameron Boozer mungkin salah satu yang paling siap secara teknis.
Putra Carlos Boozer tersebut dipilih Memphis Grizzlies dengan urutan ketiga. Sebelum masuk NBA, ia mencatat 22,5 poin, 10,2 rebound, dan 4,1 assist per pertandingan di Duke.
Di Summer League, Boozer juga terlihat nyaman dengan gaya bermain profesional, mencatat 18 poin, 7,4 rebound dan 3,8 assist per pertandingan. Ia juga menembak 40,6 persen dari tiga angka.
Yang membuat Boozer semakin menarik adalah situasinya di Memphis.
Grizzlies baru memasuki era baru setelah Ja Morant pindah ke Portland dan Jaren Jackson Jr. juga meninggalkan tim. Dengan perubahan tersebut, Boozer berpotensi langsung mendapatkan banyak kesempatan untuk memegang bola.
NBA bahkan menyebutnya sebagai calon pemain yang bisa menjadi fondasi franchise Memphis dalam beberapa tahun ke depan.
8. Caleb Wilson juga layak diperhatikan
Nama terakhir yang tidak boleh dilewatkan adalah Caleb Wilson.
Chicago Bulls memilih Wilson di urutan keempat NBA Draft 2026. Pemain 20 tahun tersebut punya ukuran tubuh, kemampuan mencetak angka dan potensi defensif yang membuatnya menarik.
Sebelum masuk NBA, Wilson mencatat 19,8 poin dan 9,4 rebound per pertandingan di North Carolina. Setelah pulih dari cedera pergelangan tangan, ia langsung mencuri perhatian di Summer League dengan mencetak 35 poin pada pertandingan pertamanya.
Dalam empat pertandingan Summer League, Wilson juga memasukkan rata-rata 3,2 tembakan tiga angka dari 7,8 percobaan per laga dengan akurasi 41,9 persen.
Chicago sendiri sedang memasuki fase baru. Itu membuat Wilson berpotensi mendapat menit dan kesempatan yang cukup besar sejak awal.
Menariknya, Wilson akan langsung berhadapan dengan Dybantsa pada 24 Oktober. Pertandingan tersebut menjadi salah satu duel rookie yang paling ditunggu pada awal musim.
Persaingan generasi muda bakal semakin panas
Yang membuat NBA 2026/2027 menarik bukan hanya jumlah pemain mudanya, tetapi juga posisi mereka di tim masing-masing.
Flagg berada di Dallas yang ingin kembali bersaing di playoff. Wembanyama, Harper dan Castle membawa Spurs yang baru saja menjadi runner-up NBA. Edgecombe berada di Philadelphia bersama sejumlah superstar. Sementara Dybantsa, Boozer dan Wilson berpotensi mendapatkan menit besar karena tim mereka sedang membangun masa depan.
Belum lagi nama-nama seperti Kon Knueppel, Jeremiah Fears, Ace Bailey, Cedric Coward, Collin Murray-Boyles dan Maxime Raynaud yang sudah menunjukkan potensi sejak musim rookie.
Kelas rookie 2025 bahkan menghasilkan lima pemain yang masuk All-Rookie First Team, sementara sejumlah pemain lainnya masuk All-Rookie Second Team.