Pendekatan tersebut kemudian mengantarkan Desak Made melewati setiap tahapan perlombaan, mulai dari perempat final, semifinal, hingga mencapai final.

Pada babak perempat final, Desak Made mencatatkan waktu 6,39 detik untuk menjadi yang tercepat di heat-nya. Ia kemudian kembali menjadi yang tercepat pada semifinal dengan waktu 6,36 detik.

Di final, Desak Made berkompetisi ketat dengan atlet China Li Juan Deng. Ia akhirnya mencatatkan waktu 6,062 detik untuk memastikan medali emas. Li Juan Deng finis dengan waktu 6,064 detik, sehingga Desak Made hanya unggul 0,002 detik.

Catatan tersebut sekaligus menjadi rekor Asian Games. Namun, Desak Made mengaku sempat tidak memahami hasil perlombaan ketika pertama kali menyentuh tombol finis.