NADIKABAR.COM — Desil 6-10 artinya apa? Istilah ini penting diketahui masyarakat karena desil menjadi salah satu acuan pemerintah dalam melihat tingkat kesejahteraan keluarga sekaligus menentukan sasaran berbagai program bantuan sosial (bansos).

Dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 desil berdasarkan kondisi sosial ekonomi. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Lantas, Desil 6-10 masuk kategori apa dan apakah masih bisa mendapatkan bansos? Simak penjelasannya berikut ini.

Mengutip laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial (Kemensos), desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang diukur berdasarkan sejumlah variabel sosial ekonomi.

Penentuan desil tidak hanya melihat penghasilan keluarga. Data yang diperhitungkan mencakup kondisi individu, seperti pekerjaan dan pendidikan, serta kondisi perumahan, daya listrik, hingga kepemilikan aset.

Dalam pembagian tersebut terdapat 10 kelompok desil. Masing-masing desil mencakup sekitar 10 persen keluarga di Indonesia berdasarkan tingkat kesejahteraannya.

Desil menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menentukan sasaran bantuan sosial agar penyalurannya lebih tepat sasaran.

Secara umum, Desil 6-10 menunjukkan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan menengah hingga paling tinggi.

Desil 6: kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan menengah.

Desil 7: kelompok masyarakat menengah.

Desil 8: kelompok masyarakat menengah ke atas.

Desil 9: kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan relatif tinggi.

Desil 10: kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Dengan demikian, semakin tinggi angka desil, semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan relatif keluarga yang tercatat dalam data.

Namun, perlu dipahami bahwa desil bukan sekadar pengelompokan berdasarkan besar kecilnya gaji. Kondisi sosial ekonomi keluarga secara keseluruhan menjadi bagian dari variabel yang diperhitungkan.

Pertanyaan mengenai Desil 6-10 apakah masih bisa mendapatkan bansos cukup banyak muncul di masyarakat.

Berdasarkan informasi pada laman Cek Bansos Kemensos, kelompok Desil 6 hingga 10 umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos karena dinilai memiliki kondisi sosial ekonomi yang relatif lebih baik.

Sementara itu, Desil 1-4 menjadi kelompok yang diprioritaskan untuk sejumlah program bantuan sosial.

Meski demikian, kategori desil tidak berarti seseorang otomatis menerima atau tidak menerima seluruh program pemerintah. Setiap program bantuan memiliki kriteria, mekanisme, dan ketentuan kepesertaan masing-masing.

Karena itu, masyarakat yang berada pada Desil 6-10 tetap perlu melihat ketentuan program bantuan yang ingin diketahui.

Secara umum, kelompok Desil 6-10 bukan merupakan kelompok prioritas untuk sejumlah bansos reguler.

Sebagai gambaran, berdasarkan kategori desil:

Desil 1-4 dapat diusulkan sebagai penerima PKH dan bantuan sembako.

Desil 5 dapat menjadi sasaran program tertentu, termasuk PBI-JKN sesuai ketentuan.

Desil 6-10 umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos karena berada pada kelompok kesejahteraan menengah hingga paling tinggi.

Namun, hal tersebut bukan berarti masyarakat Desil 6-10 pasti tidak dapat menerima bantuan pemerintah. Kepesertaan suatu program tetap mengikuti persyaratan dan kebijakan yang berlaku.

Desil digunakan pemerintah untuk membantu menentukan sasaran program berdasarkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Kelompok Desil 1-4 berada pada 40 persen terbawah dalam tingkat kesejahteraan sehingga menjadi prioritas untuk sejumlah program bantuan sosial.

Sementara itu, Desil 6-10 berada di atas kelompok tersebut dan secara umum memiliki kondisi sosial ekonomi yang relatif lebih baik.

Karena keterbatasan sasaran dan adanya prioritas penerima, bantuan sosial kemudian lebih diarahkan kepada kelompok masyarakat yang dinilai lebih membutuhkan.

Masyarakat dapat mengecek status desil melalui aplikasi Cek Bansos maupun situs resmi Kementerian Sosial.

Login menggunakan akun yang sudah terdaftar.

Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.

Periksa informasi yang ditampilkan sistem.

Jika data tersedia, masyarakat dapat melihat informasi terkait status kepesertaan bansos dan kategori desil yang tercatat dalam basis data pemerintah.

Pengecekan juga dapat dilakukan tanpa aplikasi melalui situs resmi Cek Bansos Kemensos.

Data yang ditampilkan dapat memberikan informasi mengenai status kepesertaan bantuan sosial dan kategori desil yang tercatat.

Ya, posisi desil bersifat dinamis. Artinya, kategori kesejahteraan seseorang atau keluarga dapat berubah apabila terdapat perubahan kondisi sosial ekonomi atau setelah dilakukan pemutakhiran data.

Perubahan tersebut dapat berkaitan dengan berbagai kondisi yang menjadi variabel dalam penilaian sosial ekonomi, seperti pekerjaan, penghasilan, kondisi tempat tinggal, jumlah anggota keluarga, maupun kondisi lainnya yang tercatat dalam data.

Karena itu, masyarakat yang merasa kategori desilnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mengajukan pembaruan data.

Pengajuan pembaruan data dapat dilakukan secara online melalui aplikasi Cek Bansos.

Registrasi menggunakan data e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Pilih fitur Usul Sanggah atau fitur pembaruan data yang tersedia.

Lengkapi informasi yang ingin diperbarui.

Masukkan kondisi sosial ekonomi sesuai keadaan sebenarnya.

Unggah dokumen atau bukti pendukung jika diperlukan.

Kirim pengajuan dan tunggu proses verifikasi.

Pengajuan perubahan data tidak otomatis membuat kategori desil berubah. Data yang disampaikan tetap harus melalui proses pemeriksaan dan verifikasi.

Selain secara online, masyarakat juga dapat mengajukan pembaruan data melalui kantor desa, kelurahan, atau dinas sosial setempat.

Desil 6-10 artinya kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan menengah hingga paling tinggi, mulai dari Desil 6 sebagai kelompok dengan tingkat kesejahteraan menengah hingga Desil 10 sebagai kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Kelompok Desil 6-10 umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos, karena program bantuan sosial lebih diprioritaskan kepada kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan lebih rendah.

Meski demikian, kategori desil bukan berarti seseorang otomatis mendapatkan atau kehilangan seluruh bantuan pemerintah. Setiap program memiliki persyaratan dan ketentuan tersendiri.

Masyarakat juga dapat mengecek status desil melalui aplikasi Cek Bansos atau laman resmi Kemensos. Jika data yang tercatat tidak sesuai kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui mekanisme yang disediakan pemerintah.