NADIKABAR.COM — Sejumlah data desil atau tingkat kesejahteraan masyarakat banyak mengalami perubahan data pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi (DTSEN). Dinas Sosial (Dinsos) Kota Solo mengungkapkan sejumlah data berubah menjadi desil 5-10.
Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Solo, Samsu Tri Wahyudin mengatakan pembaruan data desil ini merupakan hasil integrasi data dari Pusdatin Kemensos, Badan Pusat Statistik (BPS), hingga intervensi data BKKBN. Saat ini, sistem kependudukan telah memiliki interkoneksi atau interoperabilitas antarinstansi pemerintah.
"Ini pemutakhiran data sesuai dengan konektivitas yang namanya interoperabilitas instansi pemerintah. Jadi, koneksi tim redaksi OJK, BI, PLN, dan sebagainya itu ada. Aktivitas NIK masyarakat itu terkoneksi ke mana saja," ujarnya ditemui di Balai Kota Solo, Jumat (21/8/2026).
Dengan teraksesnya NIK ke sejumlah instansi maka terdeteksi adanya masyarakat yang terlibat dalam judi online maupun pinjamanan online. Menurutnya, bagi warga yang NIK-nya terdeteksi aktif dalam aktivitas judi online, pemerintah mengambil langkah tegas dengan menghentikan bantuansosialnya.