"Begitu dia terkoneksi judol, dia desilnya tetap, tetapi yang tadinya menerima bansos, bansosnya dihentikan," tegasnya.
Sedangkan untuk aktivitas pinjaman online (pinjol), Samsu menyebut hal tersebut dapat memicu kenaikan angka desil masyarakat. Kenaikan desil berarti warga tersebut dianggap mengalami peningkatan status ekonomi atau tidak lagi masuk dalam kategori sangat miskin.
"Pinjol itu juga terkoreksi, karena biasanya orang untuk mencukupi kebutuhannya salah satunya lewat pinjol, nah begitu dia terkoneksi dengan sistem (keuangan), maka desilnya naik. Jadi tim redaksi judol dan pinjol itu bisa saling mempengaruhi," jelasnya.
Selain faktor aktivitas keuangan digital, kenaikan desil juga terjadi karena adanya pemadanan data pekerjaan. Warga yang baru saja diterima sebagai PNS atau TNI/Polri akan otomatis terdeteksi melalui NIK keluarganya.