NADIKABAR.COM — Jakarta, Indonesia, (ANTARA/PRNewswire)- RedDoorz, platform perhotelan dan akomodasi multi-brand terbesar di Asia Tenggara, memperkuat kualitas dan pengalaman tamu di seluruh jaringan hotelnya melalui audit berbasis AI, audit mystery checks, ulasan tamu, serta pelatihan staf. Langkah ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk memperluas pemanfaatan teknologi untuk menjaga standar kualitas di seluruh mitra properti agar lebih konsisten dan terukur.
Semua pendekatan tersebut mengacu pada Inspecto, sistem audit properti yang dikembangkan secara internal oleh RedDoorz dan diterapkan sejak tahun lalu. Platform ini memungkinkan tim hotel menjalankan audit secara digital tanpa kertas (paperless) secara fleksibel, mulai dari kebersihan kamar dan kamar mandi, fasilitas dan amenitas, area sekitar properti, hingga kepatuhan staf terhadap prosedur layanan.
Setiap temuan audit akan otomatis diteruskan ke tim terkait untuk ditindaklanjuti. AI membantu mengelompokkan setiap kasus dan mengarahkannya ke tim yang tepat. Temuan baru bisa ditutup setelah tindakan perbaikan selesai dilakukan dan diverifikasi. RedDoorz memadukan pemantauan berbasis AI dengan inspeksi dan verifikasi langsung oleh tim internal. Dengan demikian, teknologi membantu mendeteksi masalah lebih cepat, sementara penilaian operasional dan tindak lanjutnya tetap di tangan manusia.
Sepanjang 2026, RedDoorz telah melakukan 4.900 audit di lebih dari 1.500 properti menggunakan Inspecto. Audit ini mencakup seluruh portofolio multi-brand perusahaan, yakni RedDoorz, SANS, UrbanView, The Lavana, Sunerra, dan Mitra RedDoorz. Sistem ini juga mendukung mystery audit rutin di hotel-hotel yang dikelola langsung oleh perusahaan (company-operated), untuk menilai pelayanan staf, kualitas kamar dan kamar mandi, area umum, serta ketersediaan amenitas yang dijanjikan kepada tamu.