Aksi kekerasan ternyata tidak berhenti di situ. Pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, aksi pengeroyokan fisik kembali berlanjut.
Hantaman benda tumpul pada area vital membuat fisik Serda Ahmad tak mampu bertahan hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir di lokasi.
Satu jam usai korban meninggal dunia, pihak keluarga di Magetan baru dihubungi oleh rekan almarhum. Kabar awal yang diterima sang ayah sempat disamarkan sebagai musibah kecelakaan lalu lintas.
"Saya dapat info dihubungi atasannya dan temannya saat sudah meninggal pukul 03.00 WIB Kamis (10/9). Saya di hubungi oleh temannya almarhum pukul 04.00 WIB," papar Toni.