NADIKABAR.COM — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi DKI Jakarta mengukuhkan Ibu Sahabat Perempuan dan Anak (Ibu SAPA) untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Saya berharap Ibu SAPA dapat menjadi sahabat yang mau mendengarkan, menjaga kepercayaan dan privasi, serta membantu perempuan dan anak yang membutuhkan pertolongan agar terhubung dengan layanan yang tepat,” kata Penasihat DWP Provinsi DKI Jakarta, Hani Pramono Anung di Jakarta, Selasa.

Hani mengatakan, kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan yang perlu ditangani bersama. Kekerasan dapat terjadi di rumah, ruang publik, maupun lingkungan sekitar yang seharusnya memberikan rasa aman.

Namun, tidak semua korban berani menceritakan pengalaman mereka karena takut, malu, khawatir tidak dipercaya, atau tidak mengetahui tempat untuk mencari pertolongan.

Karena itu, dia berharap Ibu SAPA menjadi bagian dari upaya memperkuat dukungan bagi korban. Peran ini diwujudkan dengan mendengarkan korban, menjaga kerahasiaan, dan membantu mereka mengakses layanan sesuai kebutuhan.

Sementara itu, Ketua DWP Provinsi DKI Jakarta, Lisniawati Uus Kuswanto, menjelaskan Ibu SAPA merupakan perwakilan DWP dari perangkat daerah serta kota dan kabupaten administrasi. Para kader disiapkan untuk berperan dalam upaya perlindungan perempuan dan anak.

Dalam laporannya, Lisniawati menyampaikan, program Ibu SAPA mencakup komunikasi, informasi, dan edukasi mengenai kekerasan, serta asesmen awal dan rujukan untuk kasus yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Sebelum dikukuhkan, para kader telah mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis selama sekitar dua hari. Pembekalan ini diharapkan meningkatkan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas secara tepat dan bertanggung jawab.

Lisniawati menegaskan, Ibu SAPA tidak bertugas menangani seluruh kasus kekerasan secara mandiri. Para kader berperan sebagai penghubung agar korban memperoleh konsultasi dan penanganan dari tenaga profesional melalui Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta.

Ia menyebut sinergi antara DWP DKI Jakarta, Dinas PPAPP, dan berbagai pihak terkait diperlukan untuk menjaga keberlanjutan program. Pembekalan dan pendampingan secara berkala juga penting agar para kader semakin siap menjalankan perannya.