Dikisahkan bahwa Bung Karno pernah berjanji mengunjungi Uni Soviet dengan syarat dapat berziarah ke makam Imam Bukhari. Pemerintah Uni Soviet sempat kebingungan menanggapi permintaan Bung Karno, namun akhirnya mereka berhasil menemukan makam Imam Bukhari walau dalam kondisi yang sangat memprihatinkan di tengah hamparan ladang tanaman kapas yang luas. Setelah berhasil menemukannya, pemerintah Uni Soviet membangun makam Imam Bukhari menjadi situs pemakaman yang megah.
Akhirnya, Bung Karno dapat menunaikan janji datang mengunjungi Uni Soviet sekaligus berziarah ke makam Imam Bukhari di Samarkand. Meski fakta ini jarang diungkap, disebutkan bahwa masyarakat Uzbekistan, khususnya yang tinggal di daerah Samarkand sangat terbuka dengan kehadiran wisatawan Indonesia hingga saat ini.
Mengutip laman resmi Wakil Presiden RI, kompleks makam Imam Bukhari disebut sedang menjalani rekonstruksi saat kunjungan pada 2023 dan direncanakan untuk diperluas. Kompleks tersebut nantinya akan dilengkapi museum dan masjid yang mampu menampung hingga 10 ribu jemaah.
"Saat ini sedang melakukan pembangunan yang cukup besar, akan ada museum, makam, dan masjid dengan 10 ribu orang di dalamnya," ucap imam di makam Imam Bukhari, Sayyidmahmudxon, saat menyambut dan memberikan penjelasan kepada mantan Wapres RI K.H. Ma'ruf Amin pada 2023.