Manager CV Alpha Agro Indonesia, Lusy, menyambut positif inisiatif pembinaan berkesinambungan dari pemerintah ini. Keikutsertaan dalam pameran internasional ini dinilainya sangat efektif untuk memperluas jaringan serta mempelajari karakteristik calon pembeli di mancanegara.
"Bagi kami, keikutsertaan ini tidak hanya menjadi sarana untuk membangun branding, tetapi juga untuk melakukan benchmarking dan memahami kebutuhan pasar, termasuk preferensi buyer, skema pembayaran, serta proses pengiriman," ujar Lusy pada keterangan tertulisnya, Jumat (2/10/2026).
Lusy menegaskan bahwa keberhasilan UKM dalam pameran internasional tidak semata diukur dari transaksi yang tercipta selama pameran, tetapi dari kemampuan mengubah pertemuan dengan calon buyer menjadi peluang bisnis yang berkelanjutan. Karena proses menuju kesepakatan ekspor membutuhkan waktu, UKM perlu secara konsisten menindaklanjuti komunikasi dengan calon buyer, sekaligus memastikan kualitas produk dan kontinuitas pasokan agar siap memenuhi permintaan ketika transaksi disepakati.
Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank, Maria Sidabutar, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian UMKM Republik Indonesia yang mendorong UMKMberorientasi ekspor dalam membangun kemitraan bisnis pada CISMEF 2026, dimana Kementerian UMKM Republik Indonesia berpartisipasi sebagai co-host country, ke-2 kalinya sejak tahun 2013.