Pentingnya Inovasi Berbasis Potensi Lokal
Pengamat Ekonomi Kerakyatan dari Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Hempri Suyatna, menilai keberhasilan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sangat ditentukan oleh kemampuannya menghadirkan inovasi yang berakar pada potensi dan kebutuhan lokal masyarakat setempat.
Menurut Hempri, pengembangan unit usaha KDKMP perlu difokuskan pada penguatan serta hilirisasi produk-produk unggulan lokal, baik dari petani, nelayan, maupun pelaku UMKM. Inovasi yang berbasis pada keberagaman potensi desa dapat memperluas dampak positif koperasi sekaligus menciptakan ekosistem usaha yang saling menguatkan di tingkat lokal.
"Bagaimana kemudian inovasi-inovasi di koperasi itu memang kemudian mencerminkan aspek potensi-potensi dan kebutuhan-kebutuhan yang ada di dalam masyarakat," tutur Hempri kepada NadiKabar.
Selain itu, digitalisasi dinilai menjadi peluang besar untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi tata kelola koperasi, dengan tetap menyesuaikan kesiapan infrastruktur serta tingkat literasi digital di masing-masing wilayah.
"Digitalisasi itu bisa menjadi peluang untuk kemudian pengembangan Koperasi Desa Merah Putih itu bisa menjadi berkembang karena sekarang era era digital ya. Sehingga mau tidak mau bahwa semuanya itu kan harus juga dikembangkan dengan konsep-konsep digital ya, entah saya kira nanti di dalam bentuk misalnya inovasi-inovasi layanannya misalnya, entah itu dalam bentuk aplikasi apa yang dikembangkan oleh apa KDMP atau membuatkan marketplace yang mengembangkan produk-produk lokal untuk masyarakat atau untuk anggota, saya kira itu punya potensi," pungkasnya.