NADIKABAR.COM — Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Sumatera Barat, mengembangkan budidaya tanaman kopi dengan target perluasan lahan mencapai 2.000 hektare sebagai upaya meningkatkan produksi dan membuka peluang pemasaran hingga ke pasar ekspor.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok Deslirizaldi di Solok, Selasa mengatakan pengembangan tanaman kopi tersebut merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang diarahkan untuk memperluas areal perkebunan kopi di daerah itu.

Pada 2025, penanaman kopi di Kabupaten Solok telah mencapai 525 hektare dari target pengembangan seluas 2.000 hektare.

Ia mengatakan program tersebut akan dilanjutkan pada tahun ini melalui penambahan bibit kopi yang akan ditanam di sejumlah wilayah di Kabupaten Solok.

Menurut dia, bantuan bibit kopi dari pemerintah pusat tersebut dijadwalkan kembali masuk ke Kabupaten Solok pada tahun ini.

Jumlah bibit yang akan didatangkan tersebut mencapai 1.100 satuan, namun satuan bibit perlu dipastikan kembali agar sesuai dengan data program.