NADIKABAR.COM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Bali meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk meningkatkan kewaspadaan dini menyusul temuan sembilan kasus positif influenza tipe A di Bali.
"Di Bali untuk kewaspadaan dini influenza, kami mengirimkan sampel dengan kasus sesuai kriteria influenza serta influenza berat, dari 113 sampel yang dikirim ke laboratorium rujukan nasional, terdapat sembilan hasil positif influenza tipe A, tetapi pasiennya sudah sembuh," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bali I Gusti Ayu Raka Susanti.
Raka Susanti di Denpasar, Senin, menjelaskan pemeriksaan sampel tersebut dilakukan melalui dua fasilitas pelayanan kesehatan yang telah ditetapkan sebagai fasilitas sentinel surveilans influenza.
Metode pengujian yang digunakan melibatkan sistem surveilans Influenza Like Illness serta Severe Acute Respiratory Infection.
Berdasarkan data yang ada, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga saat ini masih tercatat sebagai kasus terbanyak yang mendominasi kunjungan di berbagai fasilitas kesehatan, khususnya puskesmas.
Namun masih ada influenza tipe A, meskipun sebagian besar kasusnya tergolong ringan dan dapat sembuh sendiri sehingga pasien tidak perlu menjalani rawat inap.
"Kalau ringan tidak perlu dirawat inap, bisa rawat jalan, karena kebanyakan kasus influenza tipe A bisa sembuh sendiri," ujarnya.