Walau demikian, Dinkes Bali tetap mengimbau kewaspadaan karena pada kondisi tertentu infeksi ini dapat berkembang menjadi penyakit yang jauh lebih berat bagi kelompok rentan.
Infeksi dapat menimbulkan gejala berat seperti sesak napas dan pneumonia atau radang paru, bahkan dalam kondisi tertentu, influenza juga dapat menyebabkan komplikasi serius hingga kematian.
Sebagai langkah pencegahan lanjutan, pihaknya telah mengirimkan surat edaran kewaspadaan kepada seluruh kabupaten dan kota di Bali.
Edaran tersebut diteruskan melalui promosi kesehatan, puskesmas, dan dinas daerah untuk mengedukasi masyarakat agar senantiasa menjaga kondisi tubuh tetap sehat serta mengenakan masker bila diperlukan.
"Kami mengirimkan surat kewaspadaan terhadap influenza ke kabupaten/kota, melalui promosi kesehatan dari provinsi, kabupaten/kota, dan puskesmas dilakukan edukasi dengan melakukan pencegahan agar menjaga kondisi tubuh tetap sehat dan bila diperlukan tetap memakai masker," tuturnya.
Raka Susanti menjelaskan, penularan virus influenza umumnya terjadi melalui droplet atau partikel pernapasan ketika seseorang yang terinfeksi sedang batuk bersin di ruang publik.