NADIKABAR.COM — Polemik pemecatan kader PDI Perjuangan (PDIP) Achmad Hidayat terus bergulir. Terbaru, DPD PDIP Jatim membantah pemecetan tersebut bukan karena buntut Hidayat sowan ke presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), namun melakukan pelanggaran etik partai.

Hidayat tercatat sebelumnya merupakan kader PDIP Surabaya dan pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPC PDIP setempat. Namun ia kemudian dicopot dari jabatannya setelah Armuji naik menjadi Ketua DPC.

Tak jelas apa jenis pelanggarannya setelah pencopotannya, namun ia sempat tak terima dan ngamuk ke kantor DPC PDIP Surabaya di Jalan Setail pada Jumat, 17 Juli 2025. Videonya yang mengamuk itu sempat viral di media sosial.

Dalam video, Hidayat tampak mengamuk sambil menenteng keris dan memanggil Armuji, ketua DPC PDIP Surabaya. Ia lantas menyiramkan botol berisi spirtus ke tubuhnya dan hendak bakar diri.

Sejumlah petugas satgas partai yang berjaga di depan kantor DPC lantas mencegahnya untuk menyulutkan korek, sejurus kemudian petugas yang lain mengamankan keris yang masih dibawa Hidayat.

Dengan dipegangi oleh sejumlah orang, Hidayat lantas diamankan ke pinggir jalan sambil terus mengomel. Hidayat selanjutnya dibawa ke Polsek Wonokromo untuk diamankan.