"Wajah itu terus dibawanya ke rapat. Ia ingin semua orang mengingat untuk siapa sekolah dibangun," kata Yuza dalam unggahan yang sama.
Oleh karena itu, bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden, sebanyak 182 Sekolah Rakyat (SR) di berbagai daerah pada hari ini serentak membuka pintunya untuk gelar griya (open house) kepada masyarakat. Tidak hanya Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda dan Sekolah Garuda Transformasi juga berbuat hal yang sama.
Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Garuda Transformasi merupakan bagian dari program prioritas pemerintah bidang pendidikan khususnya terkait menyediakan akses sekolah berasrama (boarding school). Sekolah Rakyat dikhususkan kepada anak-anak dari keluarga kategori Desil 1, sementara Sekolah Garuda difokuskan kepada anak-anak yang berprestasi.
Tidak hanya bercerita di balik diamnya Presiden, Dirgayuza juga membagikan momen-momen ia melihat Presiden menitikkan air mata.
"Kami juga mencatat tangisnya ketika seorang mahasiswi UNHAN (Universitas Pertahanan, red.) bercerita: Keluarganya dahulu tak berani bermimpi ia bisa menjadi dokter. Beasiswa membuka jalan itu. Hatinya tergerak ketika seseorang yang hampir kehilangan kesempatan akhirnya memperoleh jalan," kata Dirgayuza dalam unggahannya hari ini.