"Perhatian yang sama hadir saat ia memeriksa makanan prajurit, atau mengirim THR kepada mantan staf dan keluarga prajurit yang gugur. Orang yang pernah berjuang bersama tidak boleh dilupakan," sambung Yuza.
Kemudian, Yuza lanjut mengungkap alasan yang menggerakkan Presiden untuk menghabiskan sisa usianya mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
"Ia bercerita telah 14 kali berpapasan dengan maut. Keselamatan dimaknainya sebagai kesempatan dari Tuhan. Untuk apa sisa umur ini digunakan? Selamat ulang tahun, Pak Prabowo," ujar Dirgayuza mengakhiri tulisannya yang ditujukan kepada Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto lahir di Jakarta, tanggal 17 Oktober 1951, dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar. Presiden Prabowo merupakan anak ke-3 dari pasangan Soemitro dan Dora.
Prabowo mengabdikan hidupnya kepada bangsa dan negara sejak usia muda menjadi prajurit, kemudian melanjutkan pengabdiannya sebagai Presiden sejak dilantik pada 20 Oktober 2024 bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.