Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltim menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat untuk melakukan pembiayaan bersama (patungan) pada penanganan jalan-jalan nonstatus.

Salah satu fokusnya, yakni jalur Sotek di Penajam Paser Utara (PPU) menuju Bongan di Kutai Barat sepanjang 88 kilometer.

Jalur ini dinilai sangat strategis, karena dapat memangkas jarak tempuh dari Kutai Barat menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga ratusan kilometer.

Menurut Rudy, sistem kolaborasi anggaran semacam ini sebelumnya telah berhasil diterapkan untuk penanganan jalur Kutai Barat-Mahakam Ulu yang didanai bersama menggunakan APBD Kaltim dan APBN.

"Kalau jalannya baik, mobilitas masyarakat dan distribusi barang tentu akan semakin lancar," kata Gubernur Kaltim itu pula.