Selama ini, kata dia, kualitas produksi mitra penggilingan Bulog dinilai relatif baik, termasuk tingkat rendemen yang menunjukkan hasil pengolahan gabah berjalan sesuai harapan.

Namun, sertifikasi tetap diperlukan agar setiap mitra memiliki standar yang sama dan mampu menjaga konsistensi kualitas beras yang disalurkan kepada masyarakat.

Pelaksanaan sertifikasi nantinya melibatkan Bulog bersama Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) dan konsultan yang ditunjuk untuk melakukan penilaian terhadap kapasitas serta standar penggilingan mitra.

Bulog memastikan proses sertifikasi tidak hanya berorientasi pada pemeriksaan, tetapi juga memberikan pendampingan agar mitra mampu meningkatkan kualitas produksi secara berkelanjutan.

Sebagian mitra penggilingan Bulog diketahui telah memiliki sertifikasi, sementara penggilingan lainnya akan mengikuti proses penilaian secara bertahap mulai awal tahun depan.