Selain sertifikasi, Bulog juga mendorong peningkatan efisiensi biaya operasional penggilingan melalui koordinasi dengan PT PLN terkait perubahan sistem penggunaan listrik.

Melalui skema penggunaan listrik berbasis token, mitra penggilingan diharapkan dapat menekan biaya produksi, sehingga berpotensi mendukung harga beras lebih efisien.

"Jadi listrik itu yang selama ini pakai abonemen, kami sudah koordinasi dengan PLN, itu nanti menggunakan token. Karena kalau dengan token dia akan mengurangi biaya operasionalnya, sehingga harga beras akan lebih murah," tutur Rizal.

Program sertifikasi dan efisiensi energi tersebut menjadi bagian langkah Bulog memperkuat ekosistem penggilingan nasional dari sisi mutu maupun daya saing.

Dengan sertifikasi penggilingan dan dukungan efisiensi operasional, Bulog optimistis kualitas beras nasional semakin terjaga sekaligus memperkuat pelayanan pangan bagi masyarakat.