NADIKABAR.COM — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) bersama Komisi X DPR RI memetakan kebutuhan pendidikan serta mendorong pemerataan bantuan di wilayah pelosok.

"Kolaborasi bersama pihak legislatif dan pemerintah pusat menjadi kunci utama untuk menjaring kebutuhan riil unit pendidikan yang memerlukan penanganan darurat," kata Pelaksana tugas Kepala Disdikbud Kaltim Armin di Samarinda, Sabtu.

Ia mengatakan tim lapangan terus meninjau kondisi riil fasilitas sekolah secara berkala di sejumlah kawasan terpencil, seperti Muara Ancalong, Senyiur, hingga Busang.

"Akurasi data pemetaan sangat krusial agar alokasi bantuan tepat sasaran dan berdasar pada skala prioritas pemenuhan sarana belajar," ujar Armin.

Selain rencana revitalisasi fisik dan pembangunan gedung, pemanfaatan fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar yang ada juga terus dimaksimalkan.